Sunday, January 24, 2010

A BLIND BOY AND A SIGN


A blind boy sat on the steps of a building with a hat by his feet. He held up a sign which said: 'I am blind, please help'. There were only a few coins in the hat.

A man was walking by. He took a few coins from his pocket and dropped them into the hat. He then took the sign, turned it around, and wrote some words. He put the sign back so that everyone who walked by would see the new words.


Soon the hat began to fill up. A lot more people were giving money to the blind boy.

That afternoon the man who had changed the sign came to see how things were. The boy recognized his footsteps and asked, 'Were you the one who changed my sign this morning? What did you write?'

The man said, 'I only wrote the truth. I said what you said but in a different way.'



* [What he had written was: ' Today is a beautiful day and I cannot see it.']


**************************************

Do you think the first sign and the second sign were saying the same thing? Of course both signs told people the boy was blind. But the first sign simply said the boy was blind, while the second sign told people they were so lucky that they were not blind. Should we be surprised that the second sign was more effective?

Moral of the Story:

:: Be creative ::
:: Be innovative ::
:: Think differently and positively ::
(because)
:: How you say it matters ::

And always remind yourself…

~ BE THANKFUL FOR WHAT YOU HAVE ~

Invite others towards good with wisdom. Live life with no excuse and love with no regrets. When life gives you a 100 reasons to cry, show life that you have 1000 reasons to smile. Face your past without regret. Handle your present with confidence. Prepare for the future without fear. Keep the faith and drop the fear.

Great men say, 'Life has to be an incessant process of repair and reconstruction, of discarding evil and developing goodness.... In the journey of life, if you want to travel without fear, you must have the ticket of a good conscience.'

The most beautiful thing is to see a person smiling :)
And even more beautiful is,
knowing that you are the reason behind it! (^_^)

Saturday, January 23, 2010

12 GOLONGAN YANG DIDOAKAN MALAIKAT



Pada hari Qiamat nanti, para malaikat akan memberikan syafa‘at, sebagaimana dijelaskan di dalam Sahih Muslim dan yg lainnya. Para malaikat juga akan memberikan syafa‘at di dunia, yg mana mereka akan memohonkan ampunan untuk semua orang mu’min. Di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, telah dijelaskan tentang dua golongan iaitu: pertama; golongan orang yg berbahagia, yakni mereka yg dido‘akan oleh para malaikat, dan kedua; golongan orang yg sengsara, yakni mereka yg dilaknat oleh para malaikat.




Apakah ciri-ciri golongan yang dido‘akan oleh para malaikat?


1) Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.

Rasulullah SAW bersabda (maksudnya): "Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa "Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan kerana tidur dalam keadaan suci"
(Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar RA, hadith ini disahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Sahih At-Targhib wat Tarhib I/37)


2) Orang yang sedang duduk menunggu waktu solat.

Rasulullah SAW bersabda (maksudnya): "Tidaklah salah seorang di antara kalian yang duduk menunggu solat, selama dia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya: Ya Allah, ampunilah dia. Ya Allah, sayangilah dia"
(Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Sahih Muslim no. 469)


3) Org-org yg berada di saf barisan depan ketika solat berjamaah.

Rasulullah SAW bersabda (maksudnya): "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat kepada (orang-orang) yang berada pada saf-saf terdepan"
(Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib RA, hadith ini disahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Sahih Sunan Abi Dawud I/130)


4) Orang-orang yang menyambung saf pada solat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam saf).

Rasulullah SAW bersabda (maksudnya): "Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu berselawat kepada orang-orang yang menyambung saf-saf"
(Para Imam iaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al-Hakim meriwayatkan dari Aisyah RA, hadith ini disahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Sahih At-Targhib wat Tarhib I/272)


5) Para malaikat mengucapkan 'Aamiiin' ketika seorang Imam selesai membaca Al-Fatihah.

Rasulullah SAW bersabda (maksudnya): "Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiiin', kerana barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka dia akan diampuni dosanya yang masa lalu"
(Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Sahih Bukhari no. 782)


6) Orang yang duduk di tempat solatnya setelah melakukan solat.

Rasulullah SAW bersabda (maksudnya): "Para malaikat akan selalu berselawat (berdoa) kepada salah satu di antara kalian selama dia ada di dalam tempat solat dimana dia melakukan solat, selama dia belum batal wudhu’nya, (para malaikat) berkata: 'Ya Allah, ampunilah dan sayangilah dia' "
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Al-Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir mensahihkan hadith ini)


7) Org-org yg melakukan solat subuh dan asar secara berjamaah.

Rasulullah SAW bersabda (maksudnya): "Para malaikat berkumpul pada saat solat subuh lalu para malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga subuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu salat asar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga salat asar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hamba-Ku?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan solat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan solat, maka ampunilah mereka pada hari Qiamat' "
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Al-Musnad no. 9140, hadith ini disahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)


8) Org yg mendoakan saudaranya tnpa pengetahuan org yg didoakan.

Rasulullah SAW bersabda (maksudnya): "Doa seorang Muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan diqabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata 'aamiiin' dan engkau pun mendapatkan apa yang dia dapatkan'"
(Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda' RA, Sahih Muslim no. 2733)


9) Orang-orang yang berinfaq.

Rasulullah SAW bersabda (maksudnya): "Tidak satu hari pun di mana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali dua malaikat turun kepadanya, salah satu di antara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfaq'. Dan lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit' "
(Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Sahih Bukhari no. 1442 dan Sahih Muslim no. 1010)


10) Orang yang sedang makan sahur.

Rasulullah SAW bersabda (maksudnya): "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat (berdoa) kepada orang-orang yang sedang makan sahur" Insya Allah termasuk di saat sahur untuk puasa "sunnah"
(Imam Ibnu Hibban dan Imam At-Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar RA, hadith ini disahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Sahih At-Targhiib wat Tarhiib I/519)


11) Orang yang sedang menjenguk orang sakit.

Rasulullah SAW bersabda (maksudnya): "Tidaklah seorang mu’min menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70,000 malaikat untuknya yang akan berselawat kepadanya di waktu siang pada bila-bila masa sahaja hingga petang dan di waktu malam pada bila-bila masa sahaja hingga subuh"
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib RA, Al-Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkata, "Sanadnya sahih")


12) Seseorang yg sedang mengajarkan kebaikan kpd orang lain.

Rasulullah SAW bersabda (maksudnya): "Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah di antara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya, dan bahkan ikan, semuanya berselawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain"
(Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily RA, disahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Kitab Sahih At-Tirmidzi II/343)


Sumber: Syaikh Dr. Fadhl Ilahi, Orang-Orang yang Didoakan Malaikat, Pustaka Ibnu Katsir, Bogor, Cetakan Pertama, Februari 2005



Allah SWT berfirman (maksudnya), "Sebenarnya (malaikat-malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya. Allah mengetahui segala sesuatu yang di hadapan mereka dan yang di belakang mereka, dan mereka tidak memberikan syafa'at melainkan kepada orang-orang yang diredhai Allah, dan mereka selalu berhati-hati kerana takut kepada-Nya" (QS Al-Anbiyaa' 26-28)



Notakaki: Begitu mulianya kedudukan para malaikat, kerana mereka termasuk dalam golongan makhluq Allah Ta‘ala yang selalu diqabulkan do‘anya. Para malaikat tidak pernah berbuat sesuatu kecuali berdasarkan apa yang diperintahkan oleh Allah. Ini juga bermakna, para malaikat tidak pernah mendo‘akan seorang hamba kecuali orang-orang yang diredhai Allah. Maka lakukankanlah amalan-amalan yang membolehkan kita mendapat tempat dalam golongan orang-orang yang dido‘akan oleh para malaikat.

Tuesday, January 19, 2010

CINTA LUAR BIASA...



Cinta luar biasa..
Cinta seorang Kekasih kepada umatnya..
Hingga pada hembusan nafasnya yang terakhir..
Lidah Rasulullah menuturkan tanpa henti..
Ummati.. ummati.. ummati..


Cinta luar biasa..
Kisah cinta Handzalah..
Meninggalkan isteri di malam pernikahan..
Lantaran menyahut seruan jihad..
Akhirnya syahid di medan perjuangan..


Cinta luar biasa..

Seteguh kasih Khadijah..
Tak pernah jemu memberikan sokongan..
Rela mengorbankan segala kemewahan..
Di saat Rasulullah dan Islam dipinggirkan..


Cinta luar biasa..
Kisah kesetiaan Abu Bakar..
Kasih seorang sahabat yg tiada tandingan..
Insan yang sentiasa membenarkan..
Sewaktu kata-kata Rasulullah dipersendakan..


Cinta luar biasa..

Kisah ketabahan Hajar..
Ditinggalkan di tanah yang gersang bersama Ismail..
Bukti kasih seorang ibu yang berlarian mencari air..
Tatkala mendengar tangisan si anak kecil..


Cinta luar biasa..
Umpama keberanian Ali..
Di malam penghijrahan Nabi..
Menggantikan Rasulullah di tempat tidurnya..
Walaupun jiwa menjadi taruhan..

Cinta luar biasa..
Cinta Asiah, Masyitah dan Sumaiyyah..
Menggadaikan nyawa demi mempertahankan aqidah..
Iman di dada tak sedikit pun goyah..
Kerana keyakinan yang teguh atas segala janjiNya..


Kisah cinta luar biasa..
Insan pilihan yang berada di atas jalanNya..
Betapa tulusnya kasih, teguhnya jiwa..
Redha dan sabar menempuh segala ujian..
Merekalah insan yang memahami erti kemanisan iman..



Sejenak diri ini berfikir dan tertanya-tanya...
Apakah diri ini mampu meraih cinta luar biasa ini??
Bisakah cinta luar biasa ini digapai?

Tak tertanding rasanya diri ini dengan insan2 pilihan...
Kepayahan, ujian, cabaran, dugaan, dan halangan
Yang terpaksa mereka hadapi dan tangani
Dalam meningkatkan iman
Juga memperkukuhkan lagi taqwa...

Diri ini sedar serta mengakui hakikat...
Mereka insan2 pilihan...
Mereka insan2 hebat...
Agak mustahil untuk menjadi mereka...
Namun masih bisa mencontohi mereka...

Justeru itu diri ini kembali beringat...
Tanamkanlah mujahadah dalam jiwa,
Siramkannya dengan iman yang benar,
Kerana...
Hanya Allah sahajalah yang selayaknya menilai
Setiap usaha jua amalan kita… ^_^

Wednesday, January 13, 2010

BILA NAK BERIBADAH???



CUBA KITA RENUNGKAN BERSAMA...


1 HARI = 24 jam, 1 TAHUN = ?

12 Bulan
52 Minggu
365 Hari
8760 Jam
525600 Minit
31536000 Detik



Distribusi normal manusia meninggal dunia (tahun)

Kebanyakan manusia meninggal dunia antara usia 60 thn-70thn.
Jadi puratanya, manusia meninggal ketika berumur
± 65 thn.


Baligh

Bermulalah saat di mana seseorang itu diperhitungkan amal baik atau buruknya selama hidup di dunia

Laki-laki Baligh: ± 15 tahun
Wanita Baligh: ± 12 tahun


Usia yang ada untuk dicatit segala amal ibadah:

Mati - Baligh = (Baki Usia)
65thn – 15thn = 50 tahun


50 TAHUN DIGUNAKAN UNTUK APA?


Catatan:

50 tahun = 18250 hari = 458000 jam...

12 jam siang hari
12 jam malam hari
24 jam satu hari satu malam



Gambaran kasarnya:
Mari kita muhasabah bersama....



Waktu kita tidur: ± 8 jam/hari

Dalam tempoh 50 tahun, waktu yg digunakan untuk tidur:
18250 hari x 8 jam = 146000 jam = 16 tahun 7 bulan;
dibundarkan menjadi
17 tahun

Logiknya: Alangkah sayangnya waktu selama 17 tahun itu habis digunakan untuk tidur sedangkan kita kelak pastinya akan “tertidur” dari dunia ini untuk selamanya...


Waktu aktiviti kita di siang hari: ± 12 jam

Dalam tempoh 50 tahun, waktu yang digunakan untuk aktiviti:
18250 hari x 12 jam = 219000 jam =
25 tahun


Waktu rehat: ± 4 jam

Dalam tempoh 50 tahun, waktu yang digunakan untuk berehat:
18250 hari x 4 jam = 73000 jam =
8 tahun


Jumlah waktu yang digunakan:

17 tahun + 25 tahun + 8 tahun = 50 tahun


Lalu Bila Nak Beribadah???

Allah berfirman (maksudnya): "Tidak Aku ciptakan jin dan manusia, melainkan untuk beribadah kepada-Ku” (Adz-Dzariyat, 51:56)

Maut datang menjemput tak pernah bersahut...
Malaikat datang menuntut untuk merenggut...
Manusia tak kuasa untuk berkata-kata...
Allah lah yang akan menentukan Syurga atau Neraka...
Terimalah habuanmu seadanya,
Berdasarkan segala amalanmu ketika di dunia ini...


Memang benar, menuntut ilmu itu juga dikira ibadah andai benar niatnya adalah utk beribadah. Tetapi kebanyakannya belajar agar kelak mudah mendapat pekerjaan. Dlm erti kata lain, sekiranya belajar itu tidak membantu menambah pendapatan, barangkali seseorang itu tidak akan belajar...

Memang benar juga, bekerja mencari nafkah itu juga dikira ibadah. Tetapi bekerja yg bagaimana? Rata-ratanya kebanyakan org bekerja utk peroleh gaji yg tinggi lalu hidup dgn mewahnya, tetapi amat kurang sedeqahnya...



Kewajipan solat fardhu

Barangkali solat fardhu 5 waktu sehari semalam itu
dianggap sudah mencukupi...
Kerana kita fikir...
solat fardhu besar pahalanya...
solat merupakan amalan pertama yang akan disoal dan dihisab...
solat juga adalah jalan untuk membuka pintu syurga...

Tetapi pernahkah kita terfikir, bagaiaman pula dengan kualiti solat fardhu 5 waktu yg kita tunaikan tu? Adakah solat-solat yg kita kerjakan itu semuanya mencukupi dan diterima?


Waktu untuk kita solat fardhu:

Waktu yang digunakan untuk solat fardhu 5 waktu:
1 solat = ± 10 minit
5x solat = ± 1 jam

Maka dalam tempoh 50 tahun, waktu yg digunakan untuk solat:
18250 hari x 1 jam = 18250 jam =
2 tahun



Kesimpulannya...

DALAM TEMPOH WAKTU SELAMA 50 TAHUN YANG KITA MANFAATKAN DI DUNIA, HAKIKATNYA CUMA 2 TAHUN SAHAJA YANG DIPERUNTUKKAN UNTUK SOLAT (tidak termasuk solat2 sunat) (Ini kalau yang solat 10minit! Kalau yang jenis solat macam ayam patuk tanah?)

Mengikut perkiraan, terlalu sedikit waktu yang diperuntukkan untuk kita tunaikan solat fardhu 5 waktu sehari semalam. Hanya 2 tahun daripada 50 tahun kesempatan kita... Itupun belum tentu solat kita itu mendapat pahala dan diterima-Nya.

Dan bagaimana pula sekiranya pahala solat kita selama 2 tahun itu tidak dapat menandingi perbuatan dosa-dosa kita selama 50 tahun??

Dalam percakapan kita, barangkali ada yang dusta...
Dlm pertuturan kita, mgkn ada yg mengguris hati ibubapa kita...
Dlm harta kekayaan, ada waktunya kita kedekut t'hdp org faqir...
Dlm setiap perbuatan kita, tiada jaminan trselamat drpd dosa...


Bukanlah mnjadi suatu perkara yg mustahil apabila dikatakan umat akhir zaman ini kbyknnya kelak akan berhamburan di neraka utk mndapat balasan setimpal atas kelalaian yg dilakukan...

Lihatlah betapa banyaknya masa kita yang terbuang percuma selama kita hidup di dunia yang sementara ini...Sedarilah hakikat bahawa semuanya di dunia ini hanyalah pinjaman semata-mata, dan kelak akan menjadi bencana
...


Penyelesaian:

Tiada kata “terlambat” walaupun waktu dikatakan berlalu dengan cepat! Maka isilah waktu hidupmu di dunia ini sebaik mungkin, dengan hal-hal yang mendatangkan manfaat, baik buat dirimu, mahupun buat yang lainnya…

Ingatlah negeri kita… AKHIRAT,
Dan ingatlah destinasi akhir kita… SYURGA!

Monday, January 11, 2010

AWAK SUDI JADI ISTERI KEDUA SAYA?


"Awak sudi jadi isteri kedua saya?" tanya Fikri tegas dan yakin.

Tiba-tiba mata Fatimah merah, air mata mula bergelinang di kelopak bawah.

"Tak sangka awak sudah beristeri! Awak jahat! Sanggup mempermainkan hati saya. Awak ingat saya tiada maruah? Hah!" pekik Fatimah dgn suara tersekat-sekat.

Mata Fikri liar melihat kiri kanan, mungkin ada sesiapa yg memandang perlakuan dia dan Fatimah. Bukan takutkan pandangan manusia, tetapi lagak Fatimah langsung tidak selari dgn penampilannya.

"Saya ingat kita lama berkawan, awak masih bujang. Tapi rupa-rupanya… " Fatimah mula sebak.

"Tak. Maksud saya…"

"Sudah! Jangan bermulut manis lagi. Cukup!"
potong Fatimah dgn kasar.

"Awak nampak macam alim, tapi sanggup menipu saya. Dan awak sanggup melamar saya menjadi isteri kedua awak. Awak ingat saya ni siapa?" suara Fatimah semakin tinggi, setinggi egonya.

Fikri diam seribu bahasa. Dia sudah tahu “Fatimah” di sebalik Fatimah yg dia kenal selama ini. Fatimah bergegas dari situ sambil mengelap air mata dgn tudung labuhnya berwarna kuning. Dalam hatinya, Fikri seolah-olah menghinanya apabila memujuknya utk bermadu. Fikri muram. Namun masih terselit kekecewaan di sudut hatinya. Kekasih hatinya belum bersedia rupa-rupanya.

"Ada hikmah," bisik hati kecil Fikri, sekecil pandangannya terhadap Fatimah.

Hujung minggu berjalan seperti biasa. Program-program dakwah menyibukkan jadual Fikri sbg seorang muslim yg beramal dgn apa yg diyakininya. Duitnya byk dihabiskan utk memenuhi tuntutan dakwah yg seringkali memerlukan pengorbanan yg tidak berbelah bahagi. Namun, hatinya tegas dan yakin bahawa inilah jalannya. Jalan yg membawa dia menemui Tuhannya dgn hati yg tenang serta bahagia di hari kelak.

Keyakinan serta keaktifan Fikri berdakwah sedikit sebanyak memenangi hati gadis-gadis dlm persatuannya. Malah, Fikri dilihat sbg calon suami yg bakal memandu keluarganya nanti ke arah memperjuangkan agama yg dianutinya sejak sekian lama. Sudah terlalu ramai muslimah yg menaruh hati padanya, namun, Fatimah terlebih dahulu rapat dan memenangi hati Fikri. Bagi Fatimah, Fikri spt pelengkap kpd dirinya. Namun, hanya sehingga saat Fikri melamarnya menjadi isteri kedua.

Fikri masih lagi aktif dlm dakwah meskipun hubungannya dgn Fatimah nampak spt tiada jalan penyelesaian. Dia mahu berbaik dgn Fatimah, namun sikap Fatimah yg keras dan kurang memahami erti dakwah membantutkan usaha Fikri tersebut. Bagi Fatimah, Fikri tak ubah seperti lelaki lain.

Gerak kerja dakwah Fikri berjalan spt biasa. Siangnya ke hulu kehilir memenuhi program serta amal jariah kpd masyarakat. Malamnya sibuk dgn mesyuarat dgn sahabat-sahabat seangkatannya. Fikri semakin percaya jalan dakwahnya, sama sekali dia tidak akan berganjak dari jalan ini hatta dtg ancaman sebesar gunung sekalipun. Dia terlalu matang, jauh sekali drpd pemikiran pendakwah lain yg semudanya.

Namun, Allah SWT Maha Mengetahui lagi Maha Pemurah. Sekali lagi Dia menghantar seorang perempuan bagi menguji Fikri – sama ada dia menjadi pemangkin atau perencat bagi dakwah Fikri.

Suatu petang dlm suatu program dakwah di sebuah madrasah, Fikri dikejutkan dgn luahan ikhlas dari sahabat lamanya, Nusaibah. Fikri sekali lagi gusar takut-takut Nusaibah tidak dpt menjadi sayap kiri perjuangannya selepas berumahtangga nanti. Isteri pertamanya sudah pasti membawa Fikri menemui Tuhannya, namun, Nusaibah yg kurang dikenalinya adakah sama seperti Fatimah atau tidak?

Fikri bercelaru, tetapi tidak bermakna lamaran Nusaibah ditolak. Dia meminta sedikit masa utk memikirkan keputusan tersebut.

Setelah merisik pemikiran Nusaibah drpd beberapa sahabat terdekatnya, Fikri berjumpa dgn Nusaibah bertemankan sahabat baiknya. Dengan tegas dan yakin, sekali lagi Fikri mengulangi soalan yg pernah ditanya kpd Fatimah.

"Awak sudi jadi isteri kedua saya?" tanya Fikri tanpa segan silu.

"Sudi," jawab Nusaibah ringkas.

"Er, betul ke ni?" tergagap Fikri menerima jawapan Nusaibah yg tenang dan yakin.

Nusaibah mengangguk kepalanya sedikit. Langsung tiada rasa takut mahupun kecewa apabila lamaran sbg isteri kedua yg dilafazkan oleh Fikri.



"Kenapa saya?" tanya Fikri ingin tahu.

"Saya ingin membantu gerak kerja dakwah awak," jwb Nusaibah yakin tetapi sedikit malu.

"Baiklah," jawab Fikri tersenyum.

Akhirnya, Fikri dikurniakan sayap kiri yg sgt membantu dlm gerak kerja dakwahnya selama ini.

Setelah seminggu mendirikan rumahtangga bersama Nusaibah, Fikri terasa dakwahnya semakin laju. Jadualnya senang, pakaiannya dijaga, makannya disedia. Malah, Nusaibah sgt membantu gerak kerja Fikri semampu mungkin.

Setiap kali turun ke lapangan utk berdakwah, Fikri membawa Nusaibah utk membantu kerja dakwah seadanya. Kadangkala letih menyinggah Nusaibah. Suaminya terlalu kerap keluar berdakwah, spt mesin yg tiada hayat. Namun, inilah yg dia yakini sebelum berkahwin dgn Fikri. Membantu suami melancarkan gerak kerja dakwah. Nusaibah juga berjaga-jaga takut dirinya pula yg menjadi pembantut atau penghalang dakwah suaminya.


"Abang, saya nak tanya boleh?" sapa Nusaibah dlm kereta sewaktu dlm perjalanan ke sebuah program dakwah.

"Ye sayang?" jawab Fikri sambil memandu.

"Abang tak pernah pun bawa saya jumpa isteri pertama abang," luah Nusaibah yg sgt teringin berjumpa dgn madunya.

"Dah sampai sana nanti, kita akan jumpa," Fikri menoleh sedikit ke arah Nusaibah, sambil tersenyum.

"Yeke? Dia dtg program tu rupanya," jawab Nusaibah riang.

Hatinya berdebar ingin berjumpa madunya yg byk membantu Fikri dlm gerak kerja dakwah. Di sudut kecil Nusaibah, dia merendah diri kerana usahanya membantu dakwah suaminya hanya sedikit berbanding dgn isteri pertama Fikri yg byk membantu selama ini. Tidak hairanlah Fikri aktif dlm dakwah sebelum ini.

"Kita dah sampai," Fikri membuka pintu keretanya sambil memegang beg berisi fail di tangannya.

Fikri berdiri, mengadap ke arah sebuah khemah di hadapan masjid, lalu menoleh ke arah Nusaibah yg berdiri di sebelah kiri kereta.

"Itu isteri pertama abang," Fikri menuding jari ke arah khemah tersebut.

"Mana, bang?" Nusaibah mengecilkan matanya, fokusnya mencari arah jari Fikri.

"Tak nampak pun," Nusaibah meninggikan sedikit hadapan kakinya.

"Siapa nama isteri pertama abang?" Nusaibah sgt berdebar.

Fikri tersenyum lebar, memandang Nusaibah penuh tenang.

"PERJUANGAN, " jawab Fikri.



"Katakanlah (Wahai Muhammad): "Jika bapa-bapa kamu, dan anak-anak kamu, dan saudara-saudara kamu, dan isteri-isteri (atau suami-suami) kamu, dan kaum keluarga kamu, dan harta benda yang kamu usahakan, dan perniagaan yang kamu bimbang akan merosot, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, - (jika semuanya itu) menjadi perkara-perkara yang kamu cintai lebih daripada Allah dan Rasul-Nya dan (daripada) berjihad untuk agama-Nya, maka tunggulah sehingga Allah mendatangkan keputusan-Nya (azab seksa-Nya); kerana Allah tidak akan memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik (derhaka)." [QS al-Taubah 9:24]




***************************

Sedarlah semua wahai muslimah serikandi dan perwira Islam... KALIAN AKAN DIMADUKAN!

Jika dirimu bakal seorang isteri…

Terimalah kenyataan bahawa anda akan dimadukan, bahkan anda bukan isteri pertama yg bakal dikahwini tetapi anda adalah bakal isteri kedua kerana isteri pertama bagi suamimu ialah perjuangan Islam! Perkahwinan ini telah lama dilangsungkan…

Kehadiran dirimu adalah utk bersama berganding bahu memperjuangkan Islam bukan menjadi batu penghalang perjuangan suamimu. Janganlah jadikan dirimu sbg punca serta merendahkan harga dirimu dga terjadinya perceraian suamimu dgn isterinya yg pertama iaitu perjuangan Islam!


Jika dirimu bakal seorang suami…

Terimalah bahawa anda bukanlah suami yg pertama yg bakal dinikahinya atau insan yg pertama yg dicintai dan disayangi oleh bakal isterimu! Bahkan dirimu adalah insan yg kedua yg dicintainya, kerana suami yg pertama baginya ialah perjuangan Islam dan memartabatkannya.

Dia mencintaimu kerana dirimu mencintai Islam dan memperjuangkan Islam. Jika dirimu tidak sedemikian, sekelumit cinta pun tidak akan lahir dalam sanubari isterimu…


Lihatlah, betapa pentingnya perjuangan menegakkan Islam sehinggakan ia diibaratkan sebagai “isteri/suami” pertama pasangan kita, lalu hadirnya kita adalah sebagai yang kedua, bukanlah yg pertama. Janganlah kita tertipu dengan ni3mat dunia kerana semuanya hanyalah pinjaman semata-mata... akhirat jualah yang kekal abadi. Oleh itu, buat semua muslimin mahupun muslimat, bantulah isterimu atau suamimu, dan kuatkanlah dia utk meneruskan perjuangan Islam ke serata dunia! Takbir! Allahuakbar!

Saturday, January 9, 2010

PENGHINAAN TERHADAP AL-QUR’AN



Amaran: Gambar-gambar di bawah pastinya akan mengundang kebencian dan kemarahan dalam diri anda… Jadi awas! Jaga mulut anda daripada berkata sesuatu yang tidak baik... (sila rujuk entri bertajuk “BERKATALAH YANG BAIK, ATAUPUN DIAM” di SINI)

Dah sedia?? Ok, sekarang lihatlah gambar-gambar di bawah yang jelas menunjukkan betapa kitab suci kalaamullah ini dihina dengan dahsyat sekali… (T_T)


Peluru dilepaskan ke arah Al-Qur’an…


Diletakkan kotoran ke atasnya...


Diletakkan alkohol dan arak di atas Al-Qur’an…


Kemudian dipukulnya Al-Qur’an dengan selipar...


Sapu/ Lap lantai guna Al-Qur’an...


Letak selipar atas Al-Qur’an??



Dan yang terakhir ni plak.. paling dahsyat antara semua yang dahsyat2 yang ditunjukkan kat sini... tergamak nak tengok??
Scroll la ke bawah...



Dgn 'biadabnya' kafir laknatullah ni pijak Al-Qur’an!!!



Biarpun kejadian ini berlaku di luar negara dan bukanlah di Malaysia, namun sensitiviti kita sebagai Muslim/ah pastinya terusik melihat Al-Qur’an yang suci diperlakukan sebegini sekali. Pasti timbul rasa marah yang membuak-buak. Saya bisa faham, sebab perasaan tersebut wujud juga dalam diri tatkala melihat gambar-gambar ni.


Melihat penghinaan ke atas Al-Qur’an, tanpa kesabaran yang tebal di jiwa, pasti akan meletuskan kekecohan besar di kalangan ummah sekarang. Pasti ada yang terasa seperi hendak menghamburkan kata-kata kesat kepada kafir laknatullah ni. Namun berbaloikah dengan sekadar menempik ke sana-sini memarahi golongan yg telah mengusik sensitiviti Muslim ini? Rasanya tak perlu, dan tak berbaloi... malah langsung tidak mendatangkan kebaikan serta manfaat buat kita semua.

Bahkan sebaliknya ketahuilah wahai muslimin dan muslimat sekalian,
inilah nilai Al-Qur’an di mata bukan Islam. Sedarilah hakikat bahawa agama kita terancam dan dihina di mana-mana sahaja...

Bukan berniat untuk memprovokasi isu ini, malah sebaliknya ingin saya bawa diri sendiri dan pembaca sekalian kepada persoalan yang lebih mendalam. Mari kita renungkan sejenak... apa salah dan silap kita sebagai Muslim/ah terhadap kitab Allah ini sehingga ada pihak yang dengan beraninya menghina Al-Qur’an sedemikian rupa??

Apakah Al-Qur’an yang merupakan kitab panduan hidup kita ini tidak lagi menjadi keistimewaan buat Muslimeen kerana sikap dan perangai penganut Islam di akhir zaman ini tidak lagi mencerminkan isi kandungan Al-Qur’an??

Apakah roh Al-Qur’an kini terlalu lemah kerana penganut-penganutnya tidak membacanya setiap hari serta merasa bimbang dan bersalah andai tidak membacanya dalam satu hari?

Tepuk dada, tanyalah iman masing-masing...


Sama2lah kita perbaiki kelemahan diri, dan berusaha untuk berubah ke arah kehidupan yang sentiasa di bawah rahmat dan barakah-Nya. Semoga perkongsian gambar-gambar di atas ini dapat mendatangkan sensitiviti kita terhadap Al-Qur’an, sekaligus menjadikan kita semua insaf...


p/s: Sebenarnya ade banyak lagi gambar... tapi rasenya 7 keping gambar yg saya kongsikan di sini je pun dah cukup menjengkelkan mata serta bengkaknya hati kita melihat penghinaan terhadap kalaamullah yang suci ini...

Friday, January 8, 2010

MELAYU SEKARANG vs UMMAT SEKARANG


# Perkongsian cerita seorang teman…

Minggu lepas sedang saya duduk-duduk di satu tempat, ditaqdirkan saya bertemu dan berkenalan dengan seorang lawyer. Lelaki, umur lebih kurang sebaya saya. Dia ni lawyer Syariah. Kami pun bersembanglah macam-macam perkara.

Mula tu kami sembang biasa aje, yelah baru jumpa, macam strangers rasanya. Tapi lama-kelamaan kami fokus pada satu subjek. Dia ceritakan pada saya tentang salah seorang anak guam (client) dia. Client dia ni seorang perempuan Melayu, umur lebih kurang 20an. Kisahnya client dia ni nak tuntut hak penjagaan anak-anaknya daripada bekas boyfriend dia, seorang lelaki India beragama Hindu.

Perempuan tu ada 2 orang anak yang dia nak tuntut hak tu. Sekarang kedua-duanya dalam jagaan bekas boyfriend dia. Masa buat tuntutan hak penjagaan tu, dia datang dengan boyfriend dia yang baru, juga seorang lelaki India beragama Hindu. Anak-anak yang dia nak tuntut tu adalah anak luar nikah ditakrifkan sebagai "Anak Tak Sah Taraf".

Tak habis kat situ kisahnya. Selain daripada nak tuntut hak penjagaan anak-anak, dia juga nak failkan permohonan tukar agama, dari Islam kepada Hindu, yand dalam erti kata lainnya adalah Murtad!

Tambah lawyer tu lagi, si perempuan ni sanggup bersusah-payah belanja beribu ringgit upah lawyer lain untuk mohon tukar agama sebab lawyer yang bersembang dengan saya ni tadi tak mahu terima job tu. Dia sanggup keluar belanja sendiri untuk tukar agama, dari Islam jadi Hindu, hanya sebab sukakan lelaki India beragama Hindu tu. Punyalah ramai lagi lelaki Islam, tapi si perempuan ni tetap sukakan Hindu. Dia tak suka orang Islam.

Saya katakan kepada lawyer tu, kalau nak murtad, tak payah mohon dengan mahkamah, sebab kita ni sendiri yang tak mohon pun kadang-kadang boleh juga jatuh murtad secara tak kita sedari, dek kerana perkataan atau perbuatan kita. Nauzubillaah...

Lawyer tu kemudiannya bercerita pula tentang kes murtad di Malaysia yang semakin membimbangkan. Menurutnya, sejak kebelakangan ini, di mahkamah dalam Malaysia ni tak kurang dari 10,000 permohonan untuk menukar agama dari Islam kepada agama-agama lain, terutamanya menukar kepada agama Krisitan dan Hindu. Macam-macam sebab dan alasan diberikan, dari sebab jatuh cinta sampailah ke sebab saja suka-suka.

Katanya lagi, kisah budak-budak Melayu yang kebanyakannya terdiri daripada anak-anak remaja, membuat tattoo tanda salib di badan dan pakai rantai salib, dah banyak sangat pengaduan dari parents yang dia terima.

Sejenak saya berfikir... Hairan juga saya, kenapa orang Melayu bersusah-payah nak buat permohonan untuk keluar dari Islam? Tak cukup dengan perangai macam kafir, minum arak, berjudi, berzina, sihir-menyihir, dan segala macam perangai syaitan yang dibuatnya, ni dia kena pula mohon jadi murtad. Sedangkan segala perbuatannya dalam kehidupan sehariannya dah terang-terang menyimpang dari ajaran Islam.

Kalau dulu saya cuma mendengar dari third party tentang kisah Aisyah yang murtad, tapi kali ini saya dengar sendiri dari mulut lawyer yang mengendalikan kes seperti itu.

From the short encounter with the lawyer, I deduced that, kebelakangan ni sesetengah orang Melayu yang agaknya Muslim, are becoming the champions of many matters, termasuklah dalam hal nak melingkupkan agama dan bangsa sendiri!

Dalam hal-hal sebegini, tak banyak yang pihak berkuasa boleh buat. The judiciary system in Malaysia is based on "Common Law", atau yang terguna pakai di England. Walaupun negara kita dah 52 tahun lebih merdeka, namun pemikiran orang Melayu masih lagi dijajah. Apa yang lebih menyedihkan, kali ni secara sukarela pula orang Melayu yang asalnya Islam, mohon nak tukar agama jadi Kristian, jadi Hindu, jadi atheist, sembah pokok, sembah batu dan segala amalan karut-marut lain, selain daripada memilih untuk menjadi seorang yang beragama Islam yang menjanjikan Syurga kepada penganutnya…

Kepada saudara seIslam sekalian, renung-renungkanlah....
Wassalam...



Notakaki: Pernah terfikir, kenapa Melayu di Malaysia ni secara automatiknya beragama Islam? Lecturer kelas Methods of Da’wah saya katakan, menurut kajiannya, ianya adalah disebabkan kepatuhan rakyat terhadap Sultan. Disebabkan Sultan kita beragama Islam, maka secara automatiknya rakyat berbangsa Melayu adalah beragama Islam.. WALLAHU A3LAM... Apapun, sama-sama kita renungkan, sejauh manakah Islamnya kita... adakah hanya sekadar pada nama dan agama dalam IC kita? Nauzubillaah... Semoga hidup dan mati kita seluruhnya adalah sebagai seorang Muslim/ah... bukan hanya sekadar pada nama dan agama, tapi Muslim yang sebenar-benarnya... Aamiiin...
Related Posts with Thumbnails